Kamis, Desember 18, 2025
Google search engine
BerandaBantenRSU Tangsel Bakal Jadi Rumah Sakit Rujukan Jantung

RSU Tangsel Bakal Jadi Rumah Sakit Rujukan Jantung

Siberbanten.id – RSU Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah ditunjuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menjadi Rumah Sakit rujukan penyakit jantung.

“Kita juga menunggu visitase dari Kemenkes untuk Pelayanan rujukan, yaitu pelayanan jantung. Mudah-mudahan di ACC Kemenkes,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Alin Hendalin Mahdaniar usai menghadiri acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) gabungan di RS Sari Asih, Ciputat, Kamis (29/2/2024).

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Tata Usaha RSU Tangsel, Oco mengatakan, rencana (RSU Tangsel bakal jadi rujukan penyakit jantung) tersebut dimulai tahun 2025.

Namun, kata Oco, hal itu bertahap. Karena untuk bisa mengadakan pelayanan rujukan jantung tentunya hal-hal lain dari segi teknologi kesehatan harus disiapkan.

“Seperti ruang perawatan intensif coronary care unit (ICCU) harus di adakan, catheter jantung itu juga harus di siapkan dan tentunya itu perlu waktu dan artinya untuk program rujukan jantung ini kita bertahap,” papar Oco.

“Untuk Tangerang Selatan rujukan jantung ini kan dari Kementerian kesehatan tentunya akan melakukan penilaian dulu/ visitase. Tapi intinya kita sudah dapat perintah untuk menjadi rujukan jantung begitu,” tambahnya.

Meski begitu, lanjut Oco, jika untuk operasi jantung RSUD Tangsel masih belum bisa. Namun jika untuk rujukan jantung, seperti halnya penyempitan jantung, paling tidak pihaknya bisa melayani.

“Untuk fasilitas yg eksisting kami sudah bisa melayani dari segi SDM kita punya 3 dokter spesialis jantung artinya kalau dalam hal kelainan-kelainan yang sifatnya bisa di obati dengan obat itu saat ini kita bisa,” ucapnya.

RSU juga, lanjut dia, saat ini sudah mempunyai Computed Tomography (CT) Scan hasil dari pengadaan tahun 2023 di anggaran perubahan. Namun untuk bisa beroperasi harus mengantongi izin dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) yang saat ini tengah diproses.

“Untuk fisik CT Scan nya sudah ada. Namun untuk operasi jantung belom bisa karena itu tingkatan lebih tinggi lagi, kita punya SDM spesialis jantung. Di tingkatkan pelayanannya, misal ada pasien mengalami penyempitan d pembuluh darah jantung itu bisa di lakukan tindakan catheter, tapi kalo tindakan baypash operasi masih belum ya,” pungkasnya. (Adv)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments