Siberbanten.id – Kehidupan penuh rohani dan spiritualitas tinggi tak lepas dari masa kecil Rasman Susandi, wakil ketua PCNU Kota Tangerang periode 2026-2031 yang baru dilantik kemarin.
Dia lah sang motor penggerak keberagamaan pemuda-pemudi di wilayah Kecamatan Pinang Kota Tangerang khususnya pada organisasi Nahdlatul Ulama (NU).
Rasman mengakui tradisi kental Nahdliyin telah dia amalkan sejak usia dini.
Selain memang warisan dari orang tua, ke NU-an Rasman dipengaruhi juga dari guru-guru dan pengasuh di beberapa Pondok Pesantren tempatnya ditempa.
“Dari kecil Saya sudah menjadi warga Nahdliyin, saya juga santri alumni pesantren Al Munawwariyah Malang, Jawa Timur,” ungkap pria berprofesi sebagai praktisi hukum ini.
Rasman terkekeh, pengabdiannya dalam kepengurusan NU tingkat kota di Provinsi Banten ini, juga ingin ikut andil dalam keberagamaan dan keragaman masyarakat muslim di Banten.
“Saya ingin mengabdikan diri di NU, keinginan itu muncul sejak saya menjadi pengurus NU tahun 2023 dari tingkat kecamatan di majlis wakil cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Pinang sampai dengan saat ini menjadi wakil ketua PCNU Kota Tangerang,” jelasnya.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin usai menghadiri pelantikan pengurus PCNU Kota Tangerang periode 2026-2031 yang baru di Pondok Pesantren Malika, Sabtu 15 Agustus 2026 kemarin menuturkan harapan dan dan keinginanya terhadap kepengurusan PCNU Kota Tangerang yang baru di lantik.
Dalam sambutannya Sachrudin menegaskan bahwa kehadiran ormas agama termasuk NU di Kota Tangerang memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan Kota.
Menurutnya pembangunan kota tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga pembentukan akhlak dan karakter masyarakat yang diharapkan dapat diarahkan dari para pemuka agama dan tokoh ormas keagamaan.
“Peran ulama, para kiai, pondok pesantren, dan organisasi keagamaan sangat penting. Kami memandang mereka bukan sekadar penerima program pemerintah, tetapi mitra dalam membangun masyarakat dan Kota Tangerang,” tegas Sachrudin.


